Berkolaborasi dengan YJI, Baznas Tubaba Bantu Balita Penderita Jantung Bawaan

PIJAR MEDIA— Kepedulian terhadap kesehatan anak kembali ditunjukkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Provinsi Lampung.

Bersama Yayasan Jantung Indonesia (YJI) setempat, Baznas memberikan bantuan akomodasi pengobatan kepada Fathian Akbar (2,5), balita penderita penyakit jantung bawaan asal Tiyuh (Desa) Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kamis (19/02/2026).

Fathian dijadwalkan menjalani pengobatan lanjutan di RS Harapan Kita, Jakarta. Untuk mendukung kelancaran proses tersebut, Baznas Tubaba melalui program Baznas Sehat menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp5 juta. Bantuan itu diperuntukkan bagi kebutuhan akomodasi selama Fathian dan keluarga menjalani pengobatan di luar daerah.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung di Tiyuh Candra Kencana dan dihadiri Ketua YJI Kabupaten Tubaba Novianti Novriwan, Ketua Baznas Tubaba H. Purwanto, Camat, Kepala Tiyuh, serta pimpinan Puskesmas Mulya Asri.

Dalam sambutannya, Novianti Novriwan menegaskan komitmen YJI Tubaba bersama Baznas Tubaba untuk membantu Fathian agar dapat menjalani pengobatan secara optimal di Jakarta. Ia juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antar lembaga dalam upaya membantu kesembuhan anak-anak di Kabupaten Tubaba.

Sementara itu, Ketua Baznas Tubaba H. Purwanto menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat yang dihimpun Baznas.

“Ini adalah amanah masyarakat yang kami salurkan agar benar-benar memberi manfaat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban keluarga dan membantu proses pengobatan Fathian berjalan lancar,” ujar Purwanto.

Melalui kolaborasi ini, Fathian Akbar diharapkan dapat menjalani rangkaian pengobatan dengan baik dan segera memperoleh kesembuhan.

“Kami dari Baznas Tubaba akan terus menghadirkan kepedulian dan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam pemenuhan layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan melalui program Baznas Sehat,” pungkasnya. (Red)

BACA JUGA :  Investasi di Tubaba Capai 224 Persen, Industri Makanan Jadi Motor Utama, 2026 Target Naik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *